Buku "Kimia Farmasi" menjelaskan mengenai hubungan struktur kimia obat dengan aktivitas terapeutiknya. Materi yang dierikan sangat lengkap, mulai dari obat-obatan untuk sistem saraf pusat, sistem saraf otonom, sistem pernapasan, sistem kardiovaskuler, dan lain-lain. Obat-obat yang disajikan dalam buku ini disusun secara sistematis dan digolongkan berdasarkan struktur kimiawinya.
Materi yang dibahas dalam buku ini antara lain : - Sifat kimia asam dan basa - Koefisien partisi dan biofarmasi - Sifat-sifat fisikokimia obat - Stereokimia; Metabolisme obat; Analisis volumetrik obat - Spektroskopi analitik; Stabilitas obat; Kinetika stabilitas obat.
Buku Kimia Farmasi Analisis membahas berbagai macam metode analisis konvensional (volumetri dan gravimetri) dan metode-metode modern yakni potensiometri, polarografi, spektrofotometri (UV-Vis, fluoresen, dan serapan atom), serta kromatografi (lapis tipis, cair kinerja tinggi, dan gas) disertai dengan penggunaan masing-masing metode untuk analisis senyawa kimia/obat.
Topik-topik yang dibahas dalam buku ini antara lain : Bioenergetika; Protein dan asam amino; Teknik pemurnian protein; Lipid dan membran; Konsep dasar enzim; Kinetika enzim; Glikolisis; Daur asam sistrat dan fosforilasi oksidatif; Jalur pentosa fosfat, glukoneogenesis, dan metabolisme glikogen; Metabolisme asam lemak; Sintesis asam amino; Biosintesis nukleotida; Metabolisme terintegrasi.
Materi yang dibahas antara lain : - Ikatan dan struktur atom - Gugus-gugus fungsional senyawa - Reaksi-reaksi organik - Kimia bahan alam (non-organik)
Topik-topik yang dibahas dalam buku ini antara lain : - Dasar-dasar pemrosesan farmasetik - Rancangan bentuk sediaan farmasetik.
Topik-topik yang dibahas dalam buku ini meliputi fungsional dan uji fungsional eksipien farmasetik, formula untuk sediaan pediatrik dan geriatrik, serta sediaan oral berbass lipid yang saat ini telah dikembangkan untuk meningkatkan ketersediaan hayati bahan aktif/obat sukar (tidak) larut dalam air.