Skripsi

EVALUASI PERENCANAAN DAN DISTRIBUSI OBAT ANTIRETROVIRAL DI DINAS KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

MARIA MAGDALENA OSTA (214112004) · Farmasi (S1) · 2025

Dosen Pembimbing: apt.Aurelia Da Silva S. Fraga, S.Farm., M.Farm/ apt.Yohana F.Putri P.Patty,S.Farm.,M.Farm

Abstrak

Human Immunodeficiency Virus yang selanjutnya disingkat HIV adalah Virus yang
menyerang kekebalan tubuh manusia dan memiliki kemampuan untuk
memperbanyak diri dalam tubuh manusia. Pemerintah melakukan upaya percepatan
penanggulangan HIV AIDS melalui peningkatan akses pengobatan HIV termasuk
pemenuhan kebutuhan logistik obat dan logistik bukan obat. Obat yang digunakan
untuk pengobatan HIV adalah Antiretroviral (ARV). Ketersediaan dan distribusi
obat ARV yang tepat sangat menentukan keberlanjutan terapi bagi pasien yang
membutuhkan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran perencanaan dan
distribusi obat ARV di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian
ini dilakukan pada bulan Februari 2025. Obat yang diteliti adalah antiretroviral
yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi tahun 2022 – 2024. Penelitian ini bersifat
deskriptif dengan data kuantitatif yang diperoleh secara retrospektif. Data yang
diperoleh dianalisis menggunakan indikator dan dibandingkan dengan hasil
penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan distribusi obat
ARV di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur belum semuanya
memenuhi standar. Indikator yang diteliti ada lima yaitu ketepatan perencanaan,
penyimpangan perencanaan; tingkat ketersediaan obat; persentase obat kadaluarsa;
persentase penyimpangan obat yang didistribusikan;); rata-rata waktu kekosongan
obat; persentase stok obat mati dan indikator sudah memenuhi standar, yaitu sistem
penataan obat; kecocokan jumlah barang nyata dengan stok.

Kata Kunci: Evaluasi, perencanaan, distribusi, antiretroviral

Dokumen lengkap (fulltext) hanya dapat diakses langsung di Perpustakaan UCB oleh pustakawan sesuai kebijakan repository. Silakan hubungi layanan referensi untuk permintaan akses.
Kembali