Agustina Ariati Linda (2222110001) · Kebidanan (S1) · 2026
Dosen Pembimbing: Dina M.S Henukh S.Tr. Keb., M.H (Kes)
Latar Belakang: Penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan sangat diminati di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. Namun, metode ini memiliki beberapa efek samping seperti gangguan menstruasi, pusing, kenaikan berat badan, keputihan, dan mual. Pengetahuan ibu yang memadai sangat penting untuk mencegah kecemasan, penghentian penggunaan KB, dan kesalahpahaman informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang efek samping KB suntik 3 bulan di Puskesmas Oesapa.
Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Oesapa sebanyak 1.808 ibu.
Sampel ditarik menggunakan rumus Slovin sejumlah 95 responden dengan teknik accidental sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil: Sebagian besar responden berada pada kelompok usia 20-35 tahun (73,7%), berpendidikan SMA/SMK (52,6%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (70,5%). Hasil analisis menunjukkan tingkat pengetahuan ibu tentang efek samping KB suntik 3 bulan secara keseluruhan mayoritas berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 42 responden (44,2%), kategori baik sebanyak 33 responden (34,7%), dan kategori cukup sebanyak 20 responden (21,1%).Kesimpulan: Pengetahuan ibu tentang efek samping KB suntik 3 bulan di Puskesmas Oesapa masih tergolong kurang. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat meningkatkan konseling individual serta edukasi berbasis media leaflet untuk memberikan informasi yang tepat mengenai efek samping hormonal KB suntik 3 bulan.
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Efek Samping, KB Suntik 3 Bulan
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Efek Samping, KB Suntik 3 Bulan