ERICA MELIANA DA COSTA (154111048 ) · Farmasi (S1) · 2020
Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan
adanya bakteri yang tumbuh dan berkembang biak di saluran kemih dalam jumlah
yang bermakna. Secara anatomi, jenis ISK dibedakan menjadi ISK bagian
bawah/sistitis dan ISK bagian atas/pielonefritis. Bakteri E.coli merupakan salah
satu bakteri yang paling umum menyebabkan ISK. Terapi utama yang diberikan
dalam penatalaksanaan ISK adalah antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab
ISK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan
antibiotik pada pasien ISK meliputi tepat obat, tepat dosis, tepat rute pemberian
dan tepat lama pemberian.
Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan
pengambilan data dilakukan secara retrospektif, yaitu pengumpulan data dari
rekam medis pasien ISK tanpa komplikasi rawat inap di Rumah Sakit
Bhayangkara Tk.III Drs Titus Ully Kupang tahun 2018. Teknik sampling yang
digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 30, yang mana masing
masing pasien mendapatkan 2 jenis terapi antibiotik.
Hasil penelitian dari 60 antibiotik menunjukkan bahwa antibiotik yang
paling banyak digunakan adalah Seftriakson (25%) dan kesesuaian penggunaan
obat untuk tepat obat 85%, tepat dosis 43%, tepat rute pemberian 100%, dan tepat
lama pemberian 23%.
Kata Kunci: Infeksi Saluran Kemih, Sistitis, Pielonefritis, Antibiotik, Rasionalitas.